Entrepreneur

Menjadi Entrepreneur adalah Pilihan

being-an-entrepreneur-is-a-choice

Minggu siang kemarin, aku bersama dua orang teman pergi ke toko buku. Sembari salah seorang temanku memilih buku panduan TOEFL, aku dan teman yang lain berkeliling melihat buku-buku lainnya. Tiba di bagian buku psikologi, temanku mendapati sebuah buku yang berjudul “Karyawan Juga Bisa Kaya” karangan penulis buku psikologi terkenal di Indonesia. Dia mengambil buku tadi dan menunjukkannya padaku. Aku tersenyum sambil mengangguk.

Seminggu yang lalu, aku mulai bekerja, atau lebih tepatnya belajar, di Jaringan Rumah Usaha. Aku belajar untuk lebih mengenal diri sendiri dan mengasah keahlianku sampai nanti aku bisa mandiri dan membuat usaha sendiri.

Ketika temanku menunjukkan buku tadi kepadaku, aku merasa (prasangkaku bisa saja salah) bahwa ia memiliki pandangan skeptis akan keputusanku untuk menjadi entrepreneur. Inilah yang membuatku terinspirasi untuk menuangkannya ke dalam tulisan tanpa bermaksud skeptis juga terhadap keputusan temanku yang memilih untuk menjadi karyawan, karena menjadi pengusaha atau karyawan itu sama baiknya. Ini hanyalah sebuah pilihan. Kedua pilihan ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tergantung pada orang yang menjalaninya.

Ketika memutuskan sebuah pilihan, seseorang pasti akan melihat pilihan mana yang memiliki banyak kelebihan menurut dirinya. Orang yang memilih menjadi entrepreneur dibandingkan menjadi karyawan memiliki kelebihan dalam hal waktu. Menjadi entrepreneur memberikan kebebasan dalam waktu atau memiliki waktu yang lebih fleksibel. Meskipun sama-sama tidak memiliki banyak waktu luang, entrepreneur bisa mengatur waktunya sendiri dibandingkan dengan karyawan yang harus “patuh” dengan waktu yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Selain itu, menjadi karyawan juga dibatasi oleh usia. Ketika usia mereka telah mencapai “batas”, mereka akan pensiun. Uang gaji yang diterima setiap bulan akan digantikan dengan uang pensiunan. Sedangkan pengusaha tidak memiliki batas usia, sampai matipun jika ia masih menjalankan bisnis, ia akan disebut sebagai pengusaha.

Sebagai seorang wanita yang nantinya akan mengurus rumah tangga dan menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya, menjadi entrepreneur adalah pilihan terbaik. Karena kita bisa bekerja di rumah sambil mengurus rumah dan anak-anak. Atau paling tidak, “pendidikan” anak di rumah bisa ditangani sendiri. Hal inilah yang menjadi alasan utama memutuskan menjadi seorang entrepreneur.

Selain alasan-alasan tadi, ada alasan yang paling penting yaitu meneladani Rasulullah dan mengamalkan ajaran Islam. Seperti yang telah dibahas pada postingan sebelumnya yang berjudul entrepreneur, Islam telah menjelsakan bahwa 9 dari 10 pintu rezeki ada di perniagaan/perdagangan yang saat ini namanya sudah berkembang menjadi entrepreneur.

Alasan lainnya adalah untuk menjadi generasi revisi bagi orang tua. Seperti arti katanya, revisi bertujuan untuk perbaikan. Kita harus bisa menjadi generasi revisi bagi orang tua kita dan menjadi jauh lebih baik dari mereka. Misalnya, ketika orang tua bekerja sebagai seorang karyawan, kita harus bisa menjadi atasan. Saat orang tua menjadi atasan, kita harus bisa menjadi pemilik. Dan kebetulan orang tuaku bekerja sebagai karyawan dan aku ingin menjadi generasi revisi mereka dengan menjadi seorang entrepreneur yang memiliki usahanya sendiri.

Hidup itu selalu dihadapkan dengan pilihan. Apapun pilihan yang kita ambil, menjadi entrepreneur atau menjadi karyawan, jika dijalankan dengan kerja keras, pantang menyerah, diiringi dengan doa dan selalu berserah diri pada Allah, pasti akan meraih kesuksesan di waktu yang tepat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s